Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H

Taqoballohu mina wa minkum

Selamat Idul Fitri 1430 H

Minal aidzin wal faizin

Mohon  maaf  lahir & bathin

 

Rahasia dibalik Dzikir Jahar

sumber : http://www.daikembar.wordpress.com

Hingga kini, masih banyak orang yang under estimate, merasa tidak mempercayai dengan dalil suudzon dan syak wasangka, apakah benar ada yang dinamakan dzikir jahar atau dzikir keras. Kebanyakan dari mereka, mengira bahwa yang dinamakan dzikir keras itu sesuatu yang tidak ada riwayat dari Rasulnya. Benarkah?

Sebagai ilustrasi, sebagaimana orang bijak pernah berkata, bahwa manusia akan dikumpulkan dengan orang yang disukainya. Jika ia mencintai musik, maka ia akan berkumpul dengan para pecinta musik. Jika ia mencintai hobi motor cross misalnya, maka ia akan berkumpul dengan mereka yang mencitai hobi yang sama. Tidak perduli dengan suara bising dan dentuman musik yang menjadi-jadi. Bagi mereka yang penting adalah mencari kenikmatan.

Ya, begitulah bahwa manusia akan dikumpulkan bersama dengan orang yang memiliki hobi dan minat yang sama. Demikian juga dengan dzikir, atau bagi mereka yang menyukai dzikir. Timbulnya pertanyaan, benarkah ada dzikir jahar, ialah keluar dari mereka yang memang belum mencintai apa itu dzikir jahar. Baca pos ini lebih lanjut

Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Dalam surat Isra’ ayat 1 Alloh SWT berfirman :

بِسْــمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

سُبْحَانَ الَّذِيْ أَسْـرَى بِعَبْدِهِ لَيْلاً مِنَ الْمَسْــجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْـجِدِ الأَقْصى الَّــذِيْ بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

“Dengan menyebut nama-mu ya Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Maha Suci Dzat yang telah menjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada waktu sebagian dari malam hari dari masjid Al Haram ke masjid Al Aqsha yang telah Kami beri berkah sekelilingnya agar Kami dapat menunjukkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Alloh Dzat Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat”.

Momentum Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Palestina kemudian naik ke Sidratul Muntaha adalah peristiwa yang sangat fenomenal dalam sejarah umat Islam. Mengapa demikian? Karena dari peristiwa inilah Nabi Muhammad SAW memperoleh perintah ibadah wajib, yakni sholat lima waktu yang langsung dari Allah SWT.

Perintah sholat ini kemudian menjadi ibadah wajib bagi setiap umat Islam dan memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan ibadah-ibadah wajib lainnya. Sehingga, dalam konteks spiritual-imaniah maupun perspektif rasional-ilmiah, Isra’ Mi’raj merupakan kajian yang tak kunjung kering inspirasi dan hikmahnya bagi kehidupan umat beragama (Islam). Baca pos ini lebih lanjut

Sholat Berjama’ah – Syariat Yang Sering Diabaikan [1]

Tulisan ini sebenarnya hanya untuk mengingatkan kita semua, semoga Alloh SWT memberikan hidayah & Taufik-Nya kepada kita sekalian, sehingga kita dapat mengamalkannya, Amin..

Salah satu kegemaran Nabi Muhamad SAW, yang dipegang kukuh dan dilaksanakan secara istiqomah oleh K.H. Ahmad  Sohibul Wafa Tajul Arifin (Abah Anom) adalah mengerjakan sholat fardu awal waktu yang dilaksanakan secara berjama’ah. Baginda Rosululloh SAW selalu datang awal waktu ke mesjid untuk sholat berjamaah sebelum Sayidina Bilal R.A, sahabat Rosululloh mengumandangkan Adzan, pertanda datangnya waktu sholat. Kebiasaaan Baginda Nabi Muhamad SAW ini, yang juga dilakukan oleh Syeikh Mursyid Kamil Mukamil, K.H. Ahmad  Sohibul Wafa Tajul Arifin (Abah Anom) ini mengandung makna dan hikmah di dalamnya.
Kita, sebagai orang yang tengah belajar kepada Beliau, tentu apa yang Beliau lakukan mestinya pula diikuti pula oleh kita. Jangan hanya “cinta semuBaca pos ini lebih lanjut

Firasat Guru Mursyid

Oleh : K.H. M. Abdul Gaos Saefulloh Maslul

Dalam mankobah ke-35 : Syaikh Ahmad Kanji menjadi murid Syaikh Abdul Qodir al-Jailani

Diterangkan begitu pekanya seorang Guru (Syaikh Abi Ishaq Maghribi) terhadap bathin muridnya (Syaikh Ahmad Kanji). Ini terlihat ketika terbersit dalam hatinya sebuah pertanyaan Mengapa tarekat Syaikh Abdul Qodir al-Jaelani lebih disukai dibandingkan tarekat lainnya. Sehingga diantara pengamalnya ada yang paling pintar bahkan yang paling jahil pun ada.

Semua yang terlintas di hati seorang murid terkontrol oleh sang Guru dikarenakan mempunyai firasat tajam serta pancaran nur dari Allah. Maka ketika itu Syaikh Abi Ishak berkata :

“Apakah engkau tahu martabat Syaikh Abdul Qodir al-Jailani ?. Baca pos ini lebih lanjut

Manaqib Perdana di Masjidil Haram, Mekkah (14 April 2009)

Dengan untaian dan deraian air mata, diliputi nuasa kegembiraan dan kesyahduan serta menjerit kepangkuan Ilahi, seraya mengucap :

Baca pos ini lebih lanjut

Secercah Kado Maulid Nabi Muhamad SAW

Cinta Kepada Allah dan Cinta Kepala Rasulullah SAW

Di sini tak ada penyesalan
Yang ada hanyalah cinta Kepada Allah dan Kepada Rasulullah SAW
Disamping mengetahui haknya Sebagai hamba
Dan haknya Terhadap sesama

Religious Myspace CommentsKalimat hikmat tersebut tertulis dalam sebuah sudut tembok tua di Pesantren Pesulukan Thariqat Agung Tulung Agung. Para santri, para tamu dan mereka yang sedang melakukan suluk Thoriqoh senantiasa membaca kalimat ini. Kalimat yang sepintas aneh namun memiliki sentakan hati yang menusuk kegelapan dunia, sekaligus membangunkan kelelapan hamba.

Kalimat sederhana, tetapi merupakan simpul dari seluruh perjalanan Mi’raj Kaum Sufi di seluruh dunia, pengetahuan sekaligus hikmah terdalam, dan akhir sebuah perjalanan. Mencintai Allah dan mencintai Rasul SAW-Nya, mengetahui haknya sebagai hamba dan haknya terhadap sesama hamba. Baca pos ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.