Dzikir utama [2]

Ada banyak lafazh dzikir seperti: subhânallâh, alhamdulillâh, allâhuakbar dan lain-lain. Namun menurut Rasulullah s.a.w.:

Dzikir yang paling utama adalah: Lâ-ilâha-illa-llâh
(HR. Ahmad)

Dzikir ini diawali dengan penafian (lâ-ilâha):
– tiada tuhan
– tiada yang didamba
– tiada yang diharap
– tiada yang dicintai
– tiada yang sembah
– tiada yang dipuja
– tiada yang dimuliakan
– tiada yang dijadikan tempat bergantung
– tiada yang disegala-galakan…

lalu disambung dengan peneguhan (illa-llâh):
– kecuali Allah
– hanya Dia

Dengan penafiannya dzikir ini membersihkan manusia dari segala bentuk ‘ketuhanan’ palsu, dengan peneguhannya dzikir ini memantapkan iman di dalam qalbu. Iman yang fluktuatif, selalu naik dan turun, perlu selalu diperbarui sebagaimana kata Rasulullah saw:

Rasulullah s.a.w: “Perbaharuilah selalu imanmu”.
Dikatakan: “Bagaimana kami memperbaharui iman kami?”
Rasul: “Dengan memperbanyak ucapan Lâ-ilâha-illallâh”

(HR. Ahmad)

(bersambung..)

Oleh: Ustadz Wahfiudin (www.qalbu.net )

2 Responses to Dzikir utama [2]

  1. Tohidin mengatakan:

    Terimakasih untuk ilmunya.

  2. muhammad Bin S mengatakan:

    TIADA SUPER POWER KECUALI ALLAH SWT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: