Orang-orang Sholeh yang disambut Alloh [1]

A H L I

Oleh : K.H.M. ABDUL GAOS SAEFULLOH MASLUL

Didalam Al-Qur’an al-karim dijelaskan bagaimana Alloh menyambut kedatangan ahli Al-Husna / ahli Lâ-ilâha-illa-lloh, Seperti dalam firman-Nya

“Bahwasannya orang-orang yang telah ada ketetapan untuk mereka sejak dahulu (sebelum lahir) kalimah  Al-Husna / ahli Lâ-ilâha-illa-lloh dari Kami, mereka dijauhkan dari neraka jahanam sejak sekarang. Mereka tidak mendengar sedikitpun suara api neraka itu dan mereka kekal dalam menikmati apa yang diingini oleh mereka. Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari kematian dan hari Qiyamat) dan mereka disambut oleh Malaikat. Malaikat itu berkata, “Inilah hari yang telah dijanjikan kepadamu” (Q.S Al-Anbiya : 101-103).

Ayat  di atas membuktikan kebenaran Al-Qur’an yang salah satu ayatnya dijadikan “Judul” oleh Asy-Syeikh Ahmad shohibulwafa Tajul ‘Arifin ra (Pangersa Abah Anom), di dalam tulisan beliau yang dinamakan Miftah al-Shudur (kunci pembuka hati), yaitu :

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa. Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya” (Q.S Asy-Syams : 9 – 10)

Janganlah kita sekali-kali meragukan pernyataan Al-Qur’an yang telah menetapkan keberuntungan terhadap orang-orang yang mensucikan jiwanya.

Dalam ayat lain Alloh SWT berfirman :

“Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Alloh) dan bertaqwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah” (Q.S Al-Lail : 5 – 7).

Di dalam hadist Qudsi Alloh SWT menyebut hamba-Nya yang selalu iman dan taqwa kepada-Nya, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Yunus ayat 62 – 64 :

“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.”

Lebih jelasnya diterangkan di dalam hadist riwayat Bukhori dari Abi Huroiroh :

“Rosulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Alloh SWT Yang Maha Mulia serta Maha Agung berfirman, “Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka yakin Aku mengumumkan perang kepadanya. Dan tidak seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku yang lebih Aku sukai, dengan yang telah Aku Fardlukan kepadanya. Dan tiada putus seorang hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan yang sunat-sunat, sehingga Aku suka padanya. Maka dimana aku telah menyukainya, maka hanya Aku yang didengarnya dan hanya Aku yang dilihatnya dan hanya karena Aku apa yang dikerjakannya dan hanya kepada-Ku perjalanannya. Dan jika dia minta kepada-Ku, pasti Aku penuhi.  Dan Jika dia memohon perlindungan kepada-Ku, pasti aku lindungi dia”  (H.R Al-Bukhori Juz 8 hal. 105 Bab At-Tawadlu).

Di dalam Al-Qur’an Alloh SWT berfirman :

“Berdzikirlah kamu sekalian kepada-Ku, maka pasti Aku mengingat kamu” (Q.S Al-Baqoroh : 152)

Ayat tersebut menyatakan betapa mulianya orang yang berdzikir kepada Alloh, sehingga Alloh menyebut dengan mengingat orang itu. Diingat Alloh, Diingat Alloh. Coba renungkan dan pikirkan baik-baik !   Diingat Alloh….. Itu ketetapan-Nya. Jangan mengangap remeh dzikir kepada Alloh. Di Dalam hadist Qudsi Alloh berfirman :

“Barang siapa berdzikir kepada-Ku di dalam dirinya / jiwanya / hatinya, maka Aku mengingat dia ddi dalam diri-Ku” (Hadist Qudsi).

Hadist Qudsi itu adalah sambutan Alloh terhadap orang yang berdzikir kepada-Nya.

Selanjutnya Alloh berfirman dalam Hadist Qudsi :

“Barang siapa yang berdzikir kepada-Ku di tengah-tengah kaum, maka Aku mengingat di ditengah-tengah kaum yang lebih baik dari kaumnya. Jika dia mendekatkan dirinya kepada-Ku sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta, Jika dia mendekatkan dirinya kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa, Jika dia mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku mendekat kepadanya bergegas.”

(bersambung…)

Dikutip dari Buku “Menyambut Pecinta Kesucian Jiwa”

5 Responses to Orang-orang Sholeh yang disambut Alloh [1]

  1. Abu Alkayyis mengatakan:

    Assalamu alaikum.

    Salaam Kenal dan doakan saya.

  2. ikhwan mengatakan:

    Wa alaikum salam wr. wb

    Salam kenal kembali..
    Terima kasih atas kunjungannya ke ‘blog’ kami..

  3. Rustam Effendi mengatakan:

    Terima kasih …duakan saya semoga jadi orang soleh dan orang pilihan Tuhan

  4. novarinda mengatakan:

    amazing

  5. Yunior prakoso mengatakan:

    Alhamdulillah..stlh membaca ini ht q jd tenang n smakin brtambah yakin tlh memilih jalan yg benar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: