Kepada Anakku Dekati Tuhanmu

oleh : Hujatul Islam  Al-Iman Abu Hamid Al-Ghozalli

Pengantar

Untuk memperlancar titian menuju mardhotillah, banyak cara intelektual muslim yang sudah memberikan pengarahan lewat karya-karyanya. Dalam  membentangkan suatu bahasan mereka menggunakan berbagai macam metode dan gaya bahasa, tetapi tujuannya sama.

Salah satu intelektual muslim yang sudah membentangkan jalan menuju keselamatan dan kebahagiaan hakiki adalah Hujatul Islam  Al-Iman Abu Hamid Al-Ghozalli.mengaji Pictures, Images and Photos

Beliau telah banyak menelorkan karya tulisnya yang bernilai tinggi dan agung. Salah satu karyanya yang pernah mencapai puncak ketinggian ilmiah adalah “Ihya Ulummuddin’ .

Karya tulis Hujatul Islam  Al-Iman Abu Hamid Al-Ghazalli yang lain,  adalah ‘Risalah Ayyuhal Walad’ – ‘Kepada Anakku Dekati Tuhanmu’. Karya ini berisikan sebuah bahasan singkat namun padat mengenai bimbingan dan nasihat untuk generasi muda kita tentang syariat Islam yang murni, pembahasan ilmu dan amal, dan masalah kebersihan jiwa. Dengan keterangan hukum-hukum agama, contoh keteladanan, dan hikayat orang-orang saleh. Semuanya itu diuraikan dengan gaya bahasa yang menawan lewat wasiat dan hikayat.

Semoga bahasan artikel yang singkat ini akan memotivasi jiwa kita, dan dapat kita wujudkan dalam kehidupan nyata dalam meniti cita-cita mulia.

Insya  Alloh..

Nasihat orang tua kepada anak

Wahai anakku, semoga Alloh SWT memberi umur panjang kepadamu untuk taat kepada – Nya dan membimbingmu ke jalan orang-orang yang dicintaiNya.

Ketahuilah, anakku, jika telah sampai kepadamu suatu nasihat yang bersumber dari sana, maka engkau tidak perlu ragu-ragu terhadap nasihat ini. Jika nasihat ini belum sampai kepadamu, maka katakanlah kepadaku,

‘Apa hasil yang telah kau capai selama ini ?’

al ghazali Pictures, Images and PhotosWahai anakku, simaklah bagian dari nasihat Rosululloh SAW ini ;

Tanda-tanda kebencian Alloh terhadap seseorang ialah apabila ia menyia-nyiakan waktu dengan melakukan hal-hal yang tidak berguna. Apabila umur sesesorang berlalu tetapi ia tidak menggunakannya untuk melakukan ibadah yang diperintahkan Alloh SWT, maka pantas baginya menyesal sepanjang masa.

Barang siapa yang berumur 40 tahun sedangkan amal baiknya belum mengalahkan kemaksiatannya, maka hendaklah ia bersiaga masuk neraka‘ (Allohummaghfirlii)

Wahai anakku, nasihat itu mudah. Yang sukar adalah menerimanya, sebab nasihat itu akan terasa pahit bagi orang yang memperturutkan kehendak nafsunya. Ia cenderung lebih menyukai hal-hal yang terlarang, apalagi bagi kaum muda yang membuang-buang waktu dalam mencari kebesaran diri dan kemegahan duniawi. Mereka menyangka tanpa amalan, ilmu pengetahuan pun akan dapat membawanya pada kebahagiaan dan keselamatan. Ini adalah keyakinan ahli-ahli filsafat. Subhanalloh !

Ia sadar, bahwa ilmu pengetahuan yang telah ia amanatkan kepadanya, wajib diamalkan. Bila tidak, maka hal itu akan memperberat siska yang ditimpakan kepadanya, seperti yang dikatakan Rosululloh SAW dalam sabdanya.

Wahai anakku, bila perjalanan malammu hanya kamu lewati dengan menelaah ilmu pengetahuan, membaca buku, dan berdiskusi, amatlah menyedihkan nasib dirimu !

Anakku, bila motivasi yang ada dalam dirimu hanya untuk mencari kemegahan duniawi, mengejar pangkat dan kedudukan, dan hanya ingin mencari popularitas di antara teman-temanmu, alangkah malang nasibmu !

Tetapi, wahai anakku, bila motivasimu ingin menghidupkan syariat dan missi Rosululloh SAW, dan mengalahkan dorongan hawa nafsu yang terus membawa manusia pada kejahatan, maka berbahagialah dirimu !

Wahai anakku, hiduplah sekehendak hatimu, tetapi ingat, kamu akan mati. Cintailah siapa saja yang kamu suka, tetapi igatlah, kamu akan berpisah dengannya. Berbuatlah sesuka hatimu, tetapi ingat, kamu akan mendapatkan balasan setimpal dengan perbuatanmu itu !

Wahai anakku, ilmu tanpa disertai amal adalah gila, dan amal tanpa ilmu sangat sia-sia. Ketahuilah anakku, ilmu pengetahuan tidak akan menjauhkan dirimu dari kemaksiatan di dunia ini. Pun, tidak akan membawamu kepada jalan ketaatan kepada Alloh SWT. Pun, tidak akan dapat memelihara kamu dari amukan neraka jahanam, bila semua ilmumu tidak diamalkan. Bila dunia kamu telah lalai dalam hal ini, maka kelak kamu akan menyesal, seraya berkata, ‘Wahai Robbku, kembalikanlah aku ke dunia agar disana akau dapat beramal shaleh. Kelak aku akan menebus dosa-dosaku dimasa lalu.’  Tapi sayang, permohonan itu hanya dianggap angin lalu saja.

Wahai anakku, jadikanlah cita-citamu sebagai ruh, kekalahan menjadi belenggu hawa nafsu, dan mati menjadi pakaianmu. Rumah masa depanmu adalah kuburan. Setiap saat, ahli kubur menunggu kehadiranmu di tengah-tengah mereka.sedih Pictures, Images and Photos

Oleh karena itu, perlihara dan jagalah dirimu. Jangan sampai kamu hadir di tengah-tengah mereka dengan keadaan compang-camping, tidak membawa bekal amal sholeh apapun.

Naudzubillah tsumma Naudzubillah…

Wa Alloh a’lam..

[Disadur dari buku : Kepada anakku dekati tuhanmu, Al-Iman Abu Hamid Al-Ghozalli – Gema Insani Press)

2 Responses to Kepada Anakku Dekati Tuhanmu

  1. Misbah mengatakan:

    Umumnya bangsa Indonesia terutama warga muslimin banyak yang menyelenggarakan halal bihalal, menjadi tradisi dan kegiatan rutin tahunan, setiap bulan Syawal.
    Halal bihalal intinya adalah silaturahim, bermakna menjalin dan merawat hubungan cinta dan kasih sayang yang harmonis. Bila dalam keluarga memperkokoh sakinah mawaddah warahmah. Bila di luar keluarga juga menguatkan dalam persaudaraan, persahabatan atau pertemanan yang konon diramaikan setelah iedil fitri, saling memaafkan kesalahan yang satu dengan yang lainnya.
    Saling bermaafan satu sama lain konotasinya menunjukkan terlepas dari dosa baik yang terasa maupun tidak.
    Sifat yang paling baik dalam Islam adalah memberikan makanan serta memberi salam (assalamu alaikum) baik kepada orang yang kita kenali atau pun tidak dikenal 24), Apabila dari kedua muslim bertemu kemudian mereka berjabat tangan, maka oleh Allah diampuni dosanya sebelum mereka berpisah).
    Adalah kewajiban bagi semua mukmin untuk menjalin silaturahim. “Tidak akan masuk Syurga orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan (silaturrahim)” 1507).Bahwa seseorang tidak dikatakan beriman atau tidak sempurna imanya bila tidak mencintai saudaranya atau jiran tetangganya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri, 28, 29). Selamatkanlah diri kamu dari Neraka, janganlah merasa selamat dari azab Allah dengan sebab mempunyai hubungan kerabat denganku melainkan kamu menjalinkan hubungan silaturahim iaitu Islam. Tentu aku akan menguatkan hubungan itu dengan hubungan yang kuat iaitu ihsan120), berbuat baik (3:92).
    Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka: 1. hendaklah dia berbuat baik kepada jiran tetangganya, 2. hendaklah dia memuliakan para tetamunya, 3. hendaklah dia bercakap hanya perkara yang baik atau diam 31). Sifat orang Islam yang paling baik adalah yang menyelamatkan orang-orang Islam dengan lidah dan tangannya 25). Hal ini termotivasi disamping untuk mengikuti dan mentauladani Nabi, sekaligus juga akan menambah keakraban dalam keluarga, bersahabat atau berteman sekaligus juga akan“Barangsiapa yang menginginkan rezekinya dimudahkan dan usianya dipanjangkan, maka hendaklah dia menyambung silaturrahim” 1508). Seorang muslim itu adalah saudara bagi muslim lain. Dia tidak boleh menzalimi dan dizalimi atau menyusahkannya. Barang siapa yang mau memenuhi hajat saudaranya, maka Allah pun akan berkenan memenuhi hajatnya. Barang siapa yang melapangkan satu kesusahan kepada seorang muslim, maka Allah akan melapangkan salah satu kesusahan di antara kesusahan-kesusahan Hari Kiamat nanti. Barang siapa yang menutup keaiban seseorang muslim, maka Allah akan menutup keaibannya pada Hari Kiamat (1519).
    Bahwa tiap muslim adalah saudara. Seperti bangunan yang satu dengan yang lain saling mengokokohkan bagaikan satu tubuh, bila organ satu yang sakit maka yang lain ikut merasakannya, dan ikut membantunya. (49:10). Perumpamaan orang mukmin 1523) (contoh bila kaki kesandung maka sepontan mulut kita mengaduh, meneteslah darah di kaki, kepala jadi pusing dan akhirnya sekujur badan jadi meriang, demam…..
    Kendalanya apabila datang ujian kepada kita maka hubungan silaturahim terkontaminasi atau terinfeksi (eleminasi) sehingga muncul tidak harmonis lagi, bahkan tidak sedikit menjadi putus hubungan. Adapun kendala itu sesungguhnya berasal dari nikmat, lalu kita tidak pandai mensyukurinya sehingga berubah dari nikmat menjadi laknat (14:7, terjadi mis understanding, kemudian perselisihan, lalu menjadi permusuhan dan tidak menutup kemungkinan menjadi pertumpahan darah).
    Kendala tersebut merupakan permasalahan pada umumnya yang muncul dalam kenyataan kita, tidak semulus dari apa yang kita harapkan (putus silaturahim, menjadi rusak) , antara lain:
    1. bertambahnya kekayaan, maka akan menambah pula kesibukan dari segala urusannya sehingga, waktu jadi berkurang, dan mempengaruhi sikap mental pribadinya:
    a. Waktu menjadi kurang, yang pada akhirnya semakin lama, dan lama kelamaan mengakibatkan jadi Malu untuk bertemunya. b. Kendaraan bisa juga menjadi kendala, alasan macet, takut lecet, atau rusak. c. Adakalanya takut direpotin atau dimintain, karena dipandangnya akan mengurangi kekayaannya.
    d. Malu ini bisa muncul juga karena berubah sikap, dari meningkatnya status sosial sehingga menganggap tidak selevel lagi dengan yang lain makanya tidak mau ketemu….gengsi dong. Masa saya harus datang ke tempat dia, saya tidak butuh sama dia…
    2. meningkatnya karir dalam jabatan misalnya menjadi presdir pada suatu perusahaan, dirjen, irjen, menteri sebuah departemen dan paling tinggi presiden.
    a. Birokratis, bisa merusak silaturahim dan tidak bisa dipungkiri, harus ada jalur dan prosedurnya (janganan persahabatan, saudarapun bisa putus)
    b. Protokoler berkaitan dengan jadwal acara pejabat harus ada perjanjian, tidak mudah ketemu apalagi tidak jelas surat rekomendasinya
    c. Privasi dan keamanan, terutama seolah-oleh menyangkut harga diri
    bila datang dianggap tidak relevan dengan pekerjaan apalagi belum janjian, maaf tidak ada waktu
    3. dan kemiskinan yang menjerat dalam hidupnya. Kemiskinan identik dengan kesusahan dan penderitaannya yang membuat jadi malu dan kaku tidak mudah berhubungan,
    a. mungkin dia menyadari kemiskinnanya dengan menjaga diri dari penghinaan dan celaan
    b. atau dia memaklumi kesibukan orang kaya atau pejabat sehingga tidak mau merepotkan orang kaya atau pejabat
    c. kadang dia tidak mau berhubungan karena malu, apalagi kalo dia datang disangka mau meminta sesuatu. Semoga kita dapat merawat

  2. Fathy Farhat khan mengatakan:

    Assalamu’alaikum, salam kenal….Subhanallah, tulisan yang selain memberikan pencerahan ide baru juga sangat inspiratif kawan, nice blog, keep on blogging!!!🙂 artikel-artikel untuk menjadi muslim kaya juga bisa aku temukan di sini : http://muslim-kaya.blogspot.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: